Akhirnya sebuah angin segar dapat dirasakan oleh para lulusan maupun mahasiswa jurusan Teknologi Pendidikan. Setelah sekian lama terkatung-katung karena ketidakjelasan profesi, akhirnya sekarang kita dapat berbangga hati. Hal ini bukan hanya karena tersiarnya kabar mengenai jabatan fungsional pengembang teknologi pembelajaran yang mana posisi tersebut hanya dapat ditempati oleh para lulusan Teknologi Pendidikan. Namun ada satu kabar gembira lagi.
Saat saya baca sebuah surat kabar harian hari ini (Minggu, 10 Mei 2009) ada kabar mengenai penerimaan Perwira POLRI . dalam syarat yang diajukan tertera berijazah S1/S2 dengan ketentuan program studi untuk yang Pendidikan hanya menerima dari Program studi Teknologi Pendidikan dan Pendidikan Olahraga. Sungguh hal yang sangat membanggakan dari sekian banyak jurusan kependidikan, ternyata yang dibutuhkan hanya 2 jurusan yang dibutuhkan dan salah satunya adalah Program studi Teknologi Pendidikan.
Ternyata apa yang selama ini menjadi cerita-cerita para dosen, saat mengajar iut benar. Hari ini aku telah membuktikannya. Para dosen selalu bercerita bahwa kita lulusan Teknologi Pendidikan mempunyai lahan lapangan kerja yang luas. kita bisa bekerja di sekolah-sekolah, lembaga-lembaga diklat, entertainer, atau bahkan sebagai wiraswasta. Saya pikir semua itu hanya omongan besar belaka.
Jadi mulai sekarang buat kalian para mahasiswa maupun lulusan Teknologi Pendidikan gak perlu khawatir akan masa depan Teknologi pendidikan. Karena sebenarnya lahan pekerjaan sangat luas jadi salah bila kalian berpikir bahwa kuliah di TP masa depan tidak jelas. Bila masih ada statement seperti itu,kita tinggal bercermin pada diri kita sendiri, yang tidak jelas itu TP-nya atau mahasiswa dan lulusannya yang kurang kompeten.

Comments

0 Responses to " "

Posting Komentar